Kenek Ketinggalan Armada

Posted on


kramat-djati1

Kenek Ketinggalan Armada

 

Penumpang ketinggalan bis itu lumrah. Tetapi, bagaimana kalau justru kru yang ketinggalan armadanya sendiri?

 

Cerita lucu berikut saya alami ketika naik bis Kramat Djati jurusan Jakarta-Kudus-Bojonegoro. Kisah konyol ini terjadi pada paruh tahun 2005. Sekedar informasi, sekarang trayek Kramat Djati Jakarta-Bojonegoro dalam status “tidur”.

 

Waktu menunjuk angka 16.00, ketika bis Kramat Djati siap diberangkatkan dari terminal Rawamangun. Agen memerintahkan checker untuk mencocokkan jumlah penumpang dengan daftar yang tertera di surat jalan. Sementara si sopir sudah siap di balik stir kemudi. Tak lama berselang,  sopir dikasih kode go, silahkan berangkat, oleh checker. Bis pun melenggang meninggalkan terminal.

 

Sesampai di Jalan Pemuda, sopir kelihatan bingung, celingukan ke kiri ke belakang, mengintip dari kaca spion di atas tempatnya duduk. Mungkin perasaannya ada something wrong. Para penumpang belum ada yang ngeh tentang masalah yang muncul.

 

Sedetik berlalu, dipanggilnya sopir kedua yang sedang istirahat di belakang dengan setengah berteriak.

 

Sopir I  : “Hey, kenekmu endi?” (Hey, kenekmu mana?)

Sopir II : “Lho, durung numpak ta?”, sambil berjalan ke depan.  (Lho, belum naik apa?)

Sopir I : “Wah, iki piye? Pantesan kok ora ono snack kanggo penumpang. Wis, telpon agen wae, kon nyusul mrene, tak tunggu ning kene!” (Wah, ini gimana? Pantas saja  tidak ada snack buat penumpang.  Sudah, telepon agen, kita tunggu di sini!)

 

Bis segera dipinggirkan untuk berhenti. Eh, saat baru saja sopir II hendak menelepon, mendadak ada motor berhenti di depan bis. Ternyata adalah tukang ojeg yang mengantar kenek bis, yang terlihat kepayahan menenteng puluhan kardus berisi makanan kecil. Para penumpang langsung tertawa menyaksikan kejadian tersebut.

 

Saat sudah di dalam bis,

 

Sopir I : “Walah, kowe ki ning ngendi wae?” (Walah, kamu dari mana saja?)

Kenek : “Lagi njupuk snack kok malah ditinggal?”, sambil menggerutu.  (Lagi ambil snack kok malah ditinggal?)

Sopir I : “Lha aku dikon mangkat karo petugase, nganti ga eling kowe wis numpak opo durung.” (Aku disuruh berangkat sama petugas, tidak  ingat kamu sudah naik apa belum.)

Kenek : “Goror-goro ngene, dadine aku kelangan cemban kanggo ngojeg!” (Gara-gara begini, aku kehilangan duit sepuluh ribu untuk ongkos ojeg.)

 

Hahaha…lucu juga melihat sopir I dan kenek  saling menyalahkan. Namun, akhirnya mereka juga menertawakan keteledoran yang dibuat sendiri.

Iklan

6 respons untuk ‘Kenek Ketinggalan Armada

    isyaratpena said:
    30 April 2009 pukul 12:51 pm

    Assalamu’alaikum..

    mungkin sang kenek lagi khilaf kali ya..

    salam

    didiksalambanu responded:
    26 Mei 2009 pukul 8:13 am

    Wassalamualaikum.

    Cerita lucu adalah bumbu manisnya kehidupan Mas/ Mbak. Hehehe…

    Salam kembali Mas/ Mbak Ipen…

    ghoib said:
    16 Juli 2009 pukul 6:04 pm

    sopirnya hrs gantiin uang ojek-nya tuh..!!piss

    hendy pradita said:
    19 Agustus 2009 pukul 8:25 pm

    babuk we nek supirna….wakaqkak….

    rembang-leh.com said:
    10 Juni 2010 pukul 9:50 am

    mesakke temen kernete mas…dilalekke koncone dewe..he..he…

    sangalang said:
    8 September 2010 pukul 4:49 pm

    tapi onok pora mas sing ketinggalan sopire ?? wkwkwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s